Scroll untuk baca artikel
banner 300x325
Example floating
Example floating
Example 728x250
BERITADAERAHHUKRIMLAMPUNGTANGGAMUS

Empat Pemuda Asal Tanggamus Gagalkan Dugaan Aksi Pencurian di Pringsewu

×

Empat Pemuda Asal Tanggamus Gagalkan Dugaan Aksi Pencurian di Pringsewu

Sebarkan artikel ini

Pringsewu – Aksi dugaan pencurian mobil berhasil digagalkan oleh empat pemuda asal Kabupaten Tanggamus saat melintas di wilayah Pringsewu, pada Sabtu dini hari, 7 Maret 2026, sekitar pukul 02.00 WIB.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun, keempat pemuda tersebut awalnya tengah dalam perjalanan pulang menuju Tanggamus. Saat melintasi jalan yang sepi, mereka melihat seorang pria duduk di atas sepeda motor di pinggir jalan dengan gerak-gerik mencurigakan.
Merasa curiga,

GESER UNTUK BACA BERITA
Example 300x600
GESER UNTUK BACA BERITA

keempatnya memutuskan untuk berbalik arah dan melakukan pengecekan. Tidak hanya sekali, mereka bahkan sempat bolak-balik hingga tiga kali untuk memastikan situasi. Pada pengecekan ketiga, mereka melihat bayangan seseorang berada di dalam garasi salah satu rumah warga.

Tak lama kemudian, terlihat sebuah mobil keluar dengan posisi mundur dari dalam garasi. Menyadari adanya indikasi pencurian, salah satu pemuda spontan berteriak “maling”. Mendengar teriakan tersebut, pria yang berada di atas sepeda motor langsung melarikan diri.
Salah satu pemuda kemudian melompat dari kendaraan yang ditumpanginya dan mengejar pelaku yang berusaha kabur.

Dengan sigap, pelaku berhasil ditarik dan diamankan di lokasi kejadian.
Diduga, pelaku yang berjaga di atas motor bersama rekannya yang berada di dalam garasi telah merencanakan aksi pencurian mobil milik warga tersebut.
Teriakan “maling” yang dilontarkan para pemuda itu segera menarik perhatian warga sekitar.

Dalam waktu singkat, massa berdatangan ke lokasi kejadian untuk membantu mengamankan situasi.
Menariknya, dari keempat pemuda tersebut, dua di antaranya diketahui merupakan anak dari anggota aktif Polres Tanggamus. Namun demikian, keberanian mereka dalam menggagalkan aksi tersebut murni merupakan inisiatif spontan saat melihat adanya dugaan tindak kejahatan.

Setelah warga berkumpul dan kondisi dinilai terkendali, keempat pemuda tersebut memilih melanjutkan perjalanan pulang ke Tanggamus. Mereka bahkan tidak menceritakan kejadian tersebut kepada orang tua karena merasa takut.
Aksi sigap dan keberanian keempat pemuda ini pun mendapat apresiasi dari warga setempat karena berhasil menggagalkan tindak kejahatan dan mencegah kerugian yang lebih besar

Red.